Film-film Tempo Dulu Terbaik Sepanjang Masa

Sebagai penggemar film hollywood, saya pernah bertanya-tanya jika ada kategori Film Terbaik Sepanjang tahun 2018, bagaimana dengan Film Terbaik Sepanjang masa? Iseng-iseng nyari keyword tersebut, film seri ’the Godfather’ (1972) selalu menduduki posisi film terbaik sepanjang masa baik itu menurut IMBD, Rotten Tomatoes dan Metacritic. Soal rating, saya selalu percaya pada rating yang diberikan oleh situs IMBD karena situs tersebut tidak hanya menvoting rata-rata penilaian dari penonton tapi juga menilai berdasarkan kemenangan penghargaan bergengsi seperti Oscar, Golden Globe awards, dan penghargaan lainnya, disertai penggabungan metascore dari para kritikus film. Lalu bagaimana dengan film tempo dulu alias lawas lainnya yang masuk dalam kategori film terbaik sepanjang masa? Berikut adalah 6 film yang masuk dalam kategori tersebut dan saya sangat merekomendasikan film-film tersebut untuk ditonton karena memiliki plot dan alur cerita yang luar biasa hebat, makna yang mendalam, beserta ending yang tidak mudah ditebak. Ok langsung saja, cedikot: 

1. 12 Angry Man (1956)
Image result for 12 angry man
Rating : IMBD 8.9, Rotten Tomatoes 100%

Film klasik jenius ini hampir berdurasi 2 jam yang hampir sebagian besar lokasi pengambilan gambar hanya dalam ruangan yang terdiri dari 12 pria yang ditunduk sebagai juri untuk mendiskusikan dan mengambil voting bersalah atau tidak bersalah pada kasus seorang bocah berusia 18 tahun yang diduga sebagai seorang pembunuh yang dijatuhi hukuman mati. Saya sempat berpikir film ini akan sangat membosankan karena sebagian besar waktu dari film ini hanya mendengarkan celoteh dari 12 pria yang harus mengambil keputusan pada kasus tersebut dalam ruangan tertutup. Tapi jika terus menyimak apa maksud plot dari film ini, maka kamu akan menemukan film ini memiliki dialog yang sangat cerdas, makna yang sangat luar biasa baik terutama dalam kasus hukum yang bisa membuat kita diajarkan lebih berpikir lebih logis dalam hal-hal kecil dan ending dari film ini benar-benar diluar dugaan banyak orang. Kamu yang menyukai film berbau detektif, film ini sangat sangat saya rekomendasikan! 
Image result for 12 angry man

‎2. The Bad, the Good and the Ugly (1966)
Related image
Rating : IMBD 8.9, Rotten Tomatoes 98%, Metacritic 90%

Jangan pernah menilai sebuah film dari covernya! Ketika saya melihat cover original dari film ini yang terlihat tidak begitu menarik untuk sekelas fim action dan adventure, tapi setelah saya tonton! WOW!
Siapa sangkah film yang telah ada 50 tahun yang lalu ini telah menjadi inspirasi bagi banyak film genre action dan adventure setelahnya, ditambah dengan pameran utama aktor pemeneng Oscar berturut-turut, Client Eastwood yang sukses menjiwai karakter cold 'the good'.
Well, seperti pada judulnya, film ini bercerita tentang 3 pria dengan karakter yang berbeda jauh satu sama lain, film ini sepenuhnya berlatar belakang lokasi di Texas. Blondie (the good) adalah seorang bounty haunter dimana salah satu buronannya adalah Tuco (the ugly) seorang buronan yang sedang dicari untuk dieksekusi oleh penduduk Texas setempat. Keduanya sempat bekerjasama untuk mendapatkan imbalan dengan cara Blondie berpura-pura menyerahkan Tuco kepada pihak eksekusi agar mereka menerima imbalan,Blondie membantu Tuco untuk melarikan diri pada saat eksekusi berlangsung dan hasil dari imbalan dari penyerahan tersebut mereka bagi rata. Kerjasama tersebut tidak berlangsung lama ketika Blondie meninggalkan Tuco sendiri di padang gurun dan Tuco berambisi untuk membalas dendam. Sedangkan Angel Eyes (the bad) adalah salah satu prajurit Confederate sekaligus pembunuh bayaran keji yang selalu menuntakan misi yang diberikan kepadanya. Berawal dari sepengetahuan mengenai uang dengan jumlah besar yang terkubur dalam sebuah pemakaman massal prajurit perang, mereka yang awalnya berada pada jalannya masing-masing, melakukan perjalanan panjang yang akhirnya mempertemukan mereka dengan ambisi yang sama tapi tidak sepihak. Ini hanya sebagian kecil ulasan dari isi film tersebut, yang sepertinya tulisan saya tidak akan bisa menggambarkan betapa hebatnya film ini dengan ending dengan klimaks yang hebat dan sulit untuk ditebak.  

3. Some Like it Hot (1959)
Image result for some like it hot
Rating : IMBd 8.3, Rotten Tomatoes 96%

Film komedi ini didapuk sebagai film komedi terbaik sepanjang masa yang pernah dibuat menurut BBC dalam polling kritikus yang dilakukan pada 52 negara.
Jika film komedi zaman sekarang lebih cenderung ke arah penghinaan, SARA dan seksualitas untuk membuat plot dari genre komedi tersebut lebih berwarna, film komedi ini yang disutradari oleh Billy Walder ini jauh dari kata tersebut. Kesuksesan film komedi lawas ini juga didukung oleh peran actress bomb sex pada masanya yaitu Marilyn Monroe yang memerankan peran penyanyi band wanita sekaligus pemain musik ukulele dengan karakter khas yang biasa ia perankan sebagai the dumb blondie, aktor-aktor pemegang Oskar pada masanya yaitu Tony Curtis dan Jack Lemmon dengan aksi kocaknya memerankan peran lelaki muda yang melakukan penyamaran sebagai pemain musik wanita untuk menghindari kelompok bersenjata yang sedang mengejar mereka telah menambah aksi kocak dari film ini. Saya tidak ingin mengulas habis sinopsis dari film ini karena saya pikir akan mengurangi rasa penasaran akan warna humorisnya film ini. I truly recommend this movie!

4. The Shawshank Redemption (1994)
Related image
Rating : IMBd 9.3, Rotten Tomatoes 91%

Film bergendre adventure ini masuk dalam film terbaik kedua sepanjang masa setelah film ‘the Godfather’ menurut IMBd. Film yang dibintangi oleh Tim Robbins dan Morgan Freeman ini memiliki alur dan plot yang sungguh hebat dan diluar dugaan tetapi bisa masuk akal. Film ini bercerita tentang seorang pria yang berprofesi sebagai kepala bank yang diduga dijatuhkan hukuman penjara seumur hidup karena pembunuhan berencana yang dilakukannya  kepada istri dan selingkuhannya. Tapi itu ini bukanlah inti dari film tersebut, film ini menceritakan tentang kehidupan pria tersebut yang menghabiskan waktu 20 tahun di penjara dari waktu ke waktu, memiliki musuh, memiliki sahabat, hingga melakukan trik yang jenius untuk mengelabui kepala penjara beserta stafnya untuk menolong diri dan teman-temannya, kenapa hanya 20 tahun sedangkan pria ini dijatuhi hukuman penjara seumur hidup? Well, ending dari film ini benar-benar membuat saya menganga dengan plot dan klimaksnya yang begitu jenius. Nontonlah film ini supaya ikutan mengaga!
Image result for The Shawshank Redemption (1994)

5. Schindler's List (1993)
Image result for Schindler's List (1993)
Rating : IMBd 8.9, Rotten Tomatoes 97%

Film hebat  ini diangkat dari kisah nyata dari seorang pria pembisnis bernama Oscar Schinder (Liam Neeson) berkebangsaan Jerman sekaligus sebagai anggota NAZI party yang menyelematkan sekitar 1200 yahudi di Krakow, Polandia yang saat itu menjadi tanah jajahan Jerman pada perang dunia ke II. Film ini meraih 12 nominasi Oscar dan memenangkan 7 diantaranya. 
Selain alur dan plot yang dikemas dengan sangat luar biasa baik, dialog yang cerdas, film ini juga begitu mengharukan karena maknanya yang begitu dalam. Oscar Schindler dalam film ini digambar sebagai seseorang yang ambius, cerdas dan nyaris rela melakukan apapun demi mereguk untung termasuk mendekati beberapa petinggi NAZI untuk meraih kepercayaan mereka sehingga bisa memperlancar bisnis pabrik pembuatan pan and pot miliknya yang sebagian besar pekerjanya adalah kaum Yahudi. Awalnya Schindler tidak berniat untuk menjadikan pabriknya sebagai tempat penampungan kaum Yahudi yang tidak memiliki skill untuk memajukan kualitas pabriknya, tetapi ketika melihat realita kekejaman tentara NAZI terhadap kaum Yahudi yang berdampak pada kesengsaraan dan pembunuhan, hal tersebut mendorong Schindler mencoba berbagai cara cerdas untuk mempengaruhi para petinggi NAZI tanpa menghilangkan kepercayaannya padanya bahkan sampai harus membuat Schinder jatuh bangkrut.
Saya tidak peduli dengan anggapan film ini adalah film propaganda, film yang diangkat dari kisah nyata dan Steven Spielberg sebagai direktur dari film ini adalah karya perfilman luar biasa yang sangat patut diacungi jempol dan tidak salah jika selalu masuk dalam salah satu karya film terbaik sepanjang masa menurut kritikus perfilman dan berbagai situs internasional. 
Related image

6. ‎Pyscho (1960)
Related image
Rating : IMBd 8.5, Rotten Tomatoes 97%, Metacritic 97%

Film dengan genre thriller memiliki ending yang luar biasa hebat, misteri sekaligus membingungkan. Film yang dibuat 58 tahun lalu ini merupakan nenek moyang dari film genre thriller zaman sekarang yang menginspirasi dengan teknik groundbeaking-nya yang sangat unik pada masanya. Film ini dibintangi oleh Janet Leight dan Anthony Perkins yang merupakan aktor papan atas pada masanya. Film ini menceritakan seorang perempuan muda bernama Marion Crane (Janet Leight) yang bekerja sebagai sekretaris real estate selama 10 tahun dan melarikan diri dengan uang kliennya sebanyak US $ 40k. Aksi nekad Marion itu muncul karena dipicu oleh rencananya menikah diam-diam degan Sam Loomis (John Gavin) kekasihnya yang baru bercerai. Alur cerita tersebut ternyata hanyalah sedikit bumbu dari film ini, karena nyatanya film ini berfokus pada karakter Norman Bates (Anthony Parkins) sebagai pemilik hostel yang diyakini tinggal di rumah tua bersama dengan ibunya yang sudah tua dan tidak waras berseberangan dengan hostel yang disewakannya. Di hostel tersebutlah, beberapa kejanggalan terjadi ketika Marion menginap pada salah satu kabin tersebut, sehingga ia ditemukan tewas dalam kamar shower. Film ini benar-benar penuh dengan misteri dan sekaligus membuat penonton bertanya-tanya dan penasaran pada sosok Norman Bates sebagai seorang psikpopat dan pemilik dari hostel yang penuh dengan kejanggalan. Film ini sangatlah sukses pada masanya sehingga  berlanjut pada pembuatan Physcho II (1983) dan Physco III (1986) yang masih dibintangi oleh Anthony Perkins yang sukses menjiwai peran dari sosok Norman Bates, terdapat pula lanjutan dari seri ketiga Physcho IV (1990) yang menceritakan kehidupan masa muda Norman Bates yang kelam. Keseluruhan film seri genre thriller ini sebenarnya menceritakan tentang kisah hidup seorang pria psikopat bernama Norman Bates beserta sosok ibu dari imajinasiny, sebuah hostel tua dan para tamu kabin hostel tersebut.
Related image

About the Author

Blog ini didirikan sejak tahun 2009 oleh Bunga Kurnia yang bukanlah seorang blogger aktif, hanya dikala waktu senggang menyempatkan waktunya untuk menulis blog meskipun dengan tulisan yang tak sempurna dan tak karuan, karena itulah blog ini dinamakan 'menulis bebas'.

Comments

Post a Comment

Jika tidak punya akun Google+ untuk berkomentar, silahkan pilih opsi 'Anonymous/Tanpa Nama'